20 Feb 2012

praktikum pertama pengkom

Author: safirah.ratu10 | Filed under: praktikum penkom

praktikum pertama pengkom disuruh untuk membuat blog di wordpress. saat ingin membuat blog ternyata alamat email saya sudah penah digunakan sehingga tidak dapat membuat wordpress. yaudah deh langsung aja masuk ke student.ipb.ac.id biar langsung login .

 

15 Sep 2010

Cerita Inspirasi orang lain

Author: safirah.ratu10 | Filed under: Academic

Nama   : Safirah Tasa Nerves Ratu

NIM    : G84100057

Laskar  : B.J. Habibie

Cerita Inspirasi

Cerita ini menceritakan kisah seorang teman saya tentang usaha dia untuk dapat diterima di universitas negeri. Sebut saja teman saya Agrista. Dia adalah salah seorang murid yang pandai di sekolah saya, nilai rapotnya pun selalu jauh di atas nilai rata-rata. Pertama kali dia mengikuti seleksi masuk Institut Pertanian Bogor melalui jalur PMDK akan tetapi ternyata tidak lolos. Kedua kalinya dia mengikuti SMUP untuk masuk Universitas Pajajaran tetapi hasilnya pun sama dia tidak dapat diterima di universitas tersebut. Ketiga kalinya dia mengikuti seleksi USMD Institut Teknologi Bandung yang merupakan universitas impiannya sejak dulu tetapi nihil, dia dinyatakan tidak lolos juga. Akhirnya dia memutuskan untuk les di dua tempat bimbingan belajar agar tidak ditolak lagi apabila mengikuti tes di universitas selanjutnya. Setiap hari dari hari Senin sampai Minggu kecuali hari Jumat dia les di  tempat bimbingan belajar. Lesnya pun dari pukul 08.00 sampai pukul 15.00. Dan pada hari Jumatnya dia mengambil les Privat di rumahnya. Pada tes berikutnya yaitu SIMAK UI dia pun tetap tidak diterima, penolakan keempat kalinya ini membuat dia down dan sempat malas untuk belajar. Tapi dengan keinginan dia untuk dapat masuk universitas negeri dia pun membuang semua perasaan itu dan tetap mengikuti tes-tesnya selanjutnya. Seleksi berikutnya yang dia ikuti adalah UTM IPB dengan semua bekal yang dia miliki dari tempat les dia berharap dapat diterima tetapi ternyata hasilnya diluar dugaan dia tetap tidak diterima. Seleksi yang keenam yang dia ikuti adalah USMP ITB dia sangat berharap dapat diterima kali ini agar semua jerih payahnya selama ini terbayar tetapi ternyata Allah belum berkehendak untuk membuat dia merasakan hasil dari jerih payahnya tersebut, dia pun tetap tidak lolos. Seleksi ketujuh yang dia ikuti adalah UMB untuk masuk UI dan sama dengan seleksi-seleksi sebelum-sebelumnya dia tetap dinyatakan tidak lolos. Dan kenyataan ini benar-benar membuat dia terpuruk dan memiliki pikiran bahwa dia akan masuk swasta. Hanya jalur SNMPTN harapan dia satu-satunya. Dia semakin giat belajar dan berusaha agar tes terakhir ini merupakan kemenangan dia. Saat-saat dimana dia dapat merasakan kebahagian seperti teman-teman lainnya yang telah terlebih dahulu diterima di universitas negeri, dia berharap dapat menyusul mereka. Dia mengikuti SNMPTN dengan penuh harapan sampai akhirnya pada hari pengumuman hasil SNMPTN dan ternyata Allah benar-benar menunjukkan kemurahan hatinya, akhirnya semua usaha keras dia selama ini dan segala pengorbanannya terbalas. Dia diterima di Universitas Indonesia dengan salah satu jurusan yang sangat menjanjikan saat ini dan merupakan salah satu jurusan terbaik yang dimiliki universitas tersebut.

Dari cerita di atas saya dapat mengambil suatu pelajaran yang sangat berharga yaitu jangan pernah berputus asa dalam mengejar impian kita. Lakukan yang terbaik yang kita mampu dan berhenti untuk terus berusaha lebih giat dan lebih giat. Karena setiap usaha dan kerja keras yang kita lakukan tidak mungkin tidak membuahkan hasil walaupun kita harus bersabar menunggu hasil yang indah itu. Karena semua akan indah pada waktunya J

15 Sep 2010

Cerita Inspirasi diri sendiri

Author: safirah.ratu10 | Filed under: Academic

Nama   : Safirah Tasa Nerves Ratu

NIM    : G84100057

Laskar  : B.J. Habibie

Cerita Inspirasi

Kisah ini terjadi pada saat saya duduk di bangku kelas 2 SMA. Cerita ini berawal ketika saya pulang malam dari rumah teman saya setelah mengerjakan tugas kelompok. Saat itu setelah saya mengerjakan tugas kelompok saya bergegas pulang karena jam telah menunjukkan pukul 20.00. Sepanjang perjalanan pulang, saya di angkot memainkan handphone saya karena memang saya tidak ada kerjaan, padahal berulang kali orangtua saya mengingatkan saya agar tidak mengeluarkan handphone pada saat berada di angkutan umum. Setelah turun dari angkot, saya naik becak sama seperti hal nya di angkot, di becak pun saya tidak hentinya memainkan handphone. Setelah saya sampai di depan rumah, saya pun membayar ongkos becak dan segera masuk ke dalam rumah.

Di rumah setelah saya selesai membersihkan diri, saya berniat mengambil handphone saya di dalam tas, tapi ternyata handphone saya tidak ada. Saya pun berulang kali memeriksa tas saya dan mengeluarkan semua barang yang ada di tas. Tetapi hasilnya nihil handphone saya tetap tidak ada. Akhirnya saya mencoba untuk menghubungi nomer handphone saya, sampai beberapa kali saya telfon tetap tidak ada yang mengangkat. Sampai akhirnya saya mencoba menelfon untuk kesekian kalinya dan ada yang mengangkat, ternyata handphone saya terjatuh pada saat saya berada di becak. Tukang becak yang tadi saya tumpangi mengembalikan handphone saya dan mengantarkannya sampai di rumah. Pada saat saya ingin memberi imbalan kepada tukang becak tersebut , dia menolaknya. Dia berkata bahwa dia ikhlas menolong dan tidak mengharapkan imbalan apa-apa. Dan dia berpesan kepada saya agar tidak ceroboh dan berhati – hati ketika di luar rumah. Dia juga bilang bahwa tadi teman – temannya menyuruhnya untuk tidak mengembalikannya kepada saya dan menjualnya saja, tetapi dia tidak mau.

Saya tersentuh dengan perbuatan tukang becak tersebut, karena di jaman sekarang masih ada orang yang jujur dan menolong dengan ikhlas dan tanpa mengharapkan imbalan apa – apa

bit torrents lotus karls mortgage calculator mortgage calculator uk Original premium news theme